Desain Kamar Tidur Bergaya Farmhouse Ini Bikin Takjub

Desain Kamar Tidur Bergaya Farmhouse Ini Bikin Takjub

Ketika Anda mempunyai kamar dengan ukuran yang kecil dan terbatas, maka bukan berarti kenyamanan tidak akan bisa Anda rasakan selama menggunakan kamar tersebut. Kalau memang ruangan kamar yang Anda punya tersebut terbatas, maka menggunakan kamar tidur bergaya farmhouse akan menjadi pilihan yang tepat untuk Anda gunakan. Penggunaan dari ruangan kamar tidur ala farmhouse kebanyakan memang akan Anda temukan pada rumah dengan gaya ala pedesaan. Namun, di zaman modern sekarang ini pun banyak sekali Anda akan menemukan beberapa rumah modern yang malahan menggunakan ruangan kamar tidur ala farmhouse yang satu ini untuk kesan lebih berbeda dengan kebanyakan gaya kamar yang ada sekarang.

www.pexels.com

Keuntungan Menggunakan Kamar Tidur Bergaya Farmhouse

Dengan menggunakan ruangan kamar tidur ala farmhouse memang bukan hanya akan ada gaya dan konsep berbeda yang akan Anda dapatkan. Penggunaan ruangan kamar tidur ala farmhouse juga memberikan keuntungan dan kelebihan lainnya yang akan bisa Anda rasakan selama ada di dalam rumah tersebut. Dengan menggunakan ruangan kamar tidur ala farmhouse, maka paling tidak memang akan ada kehangatan dan ketentraman yang akan Anda rasakan selama ada di dalam kamar. Maka tidak heran memang banyak orang diperkotaan akan lebih betah untuk ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse satu ini.

Dengan banyaknya konsep dan gaya kamar yang ada sekarang, maka memang tidak semua gaya akan cocok dan pas dipakai untuk bisa memberikan kenyamanan dan kehangatan di dalam kamar. Paling tidak dengan menggunakan kamar tidur bergaya farmhouse akan ada kehangatan dan juga ketenangan yang akan Anda dapatkan. Namun, Anda juga harus paham ketika Anda akan menggunakan ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut, maka Anda juga harus memiliki cara sendiri dalam melakukan penataan apa saja yang akan ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut. Dengan sempitnya ruang tentunya penataan dan tata letak dari barang yang akan ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse akan menentukan kenyamanan yang Anda rasakan ke depannya.

Pilihan Desain Terbaik Untuk Kamar Tidur Bergaya Farmhouse.

Agar memudahkan di dalam menentukan pilihan pada ruangan kamar tidur ala farmhouse yang ada sekarang, maka berikut ini ada beberapa pilihan terbaik untuk ruangan kamar tidur ala farmhouse yang akan bisa Anda sesuaikan dengan kondisi yang ada di dalam rumah kita, diantaranya adalah :

www.pexels.com
  1. Sentuhan warna hitam yang elegan pada ruangan kamar tidur dengan gaya farmhouse yang hangat dan menyenangkan. Untuk bisa mendapatkan kesan ruangan kamar tidur ala farmhouse yang nyaman dan berbeda dengan yang lainnya, maka menggunakan warna hitam yang elegan akan bisa Anda pakai pada ruangan kamar tidur ala farmhouse yang Anda punya tersebut. Penggunaan dari warna hitam yang gelap memang tidak selalu tidak bisa atau tidak cocok dipakai pada ruangan kamar tidur ala farmhouse yang memang sempit dan juga terbatas ruangnya.
  2. Dengan tampilan ruangan kamar tidur ala farmhouse yang sempit dan dipadukan dengan warna hitam yang elegan malahan akan bisa memberikan kesan yang lebih mewah nantinya. Nah, agar kesan desain pada ruangan kamar tidur ala farmhouse menjadi lebih natural, maka Anda bisa menambahkan adanya tanaman hijau pada bagian samping jendela kamar tersebut.
  3. Desain kamar tidur yang menggunakan shiplap walls. Untuk bisa mendapatkan sebuah kamar tidur bergaya farmhouse yang menarik, maka menggunakan shiplap walls akan menjadi pilihan yang tepat. Penggunaan dari bahan ini merupakan salah satu ciri khas dan memang harus ada pada semua ruangan kamar tidur ala farmhouse yang ada sekarang ini. Nantinya memang shiplap walls ini difungsikan sebagai walpaper yang mempunyai motif bergaris sehingga akan memberikan kesan dinding dari ruangan kamar tidur ala farmhouse menjadi lebih natural dan juga minimalis. Nah, untuk penggunaannya di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse, maka tidak dianjurkan untuk menggunakan warna yang pucat atau yang gelap.
  4. Desain kamar tidur farmhouse di bagian atap. Untuk pilihan desain pada ruangan kamar tidur ala farmhouse selanjutnya adalah yang menggunakan ruangan atap rumah sebagai ruang untuk ruangan kamar tidur ala farmhouse. Ketika Anda memanfaatkan ruang atap sebagai tempat untuk ruangan kamar tidur ala farmhouse, maka akan ada keunikan sendiri yang akan bisa Anda rasakan. Untuk memberikan kesan ruangan kamar tidur ala farmhouse yang tidak akan menjadi semakin sempit, maka Anda bisa bermain pada perabotan yang akan Anda gunakan tersebut. Menggunakan lemari tanam menjadi cara Anda untuk menghemat ruang yang ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut.

Untuk memberikan kesan hangat dan berbeda dengan yang lainnya, maka penggunaan dari karpet pada kamar tidur bergaya farmhouse akan menjadi hal penting untuk Anda lakukan sekarang ini. Selain memang penggunaan karpet ini sebagai alas pembersih kaki selama ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse. Tentunya penggunaannya juga bisa dipakai sebagai salah satu cara Anda untuk membuat tampilan dari ruangan kamar tidur ala farmhouse menjadi makin menarik dan berbeda. Gunakan karpet dengan bahan yang lembut dan motif menarik untuk kesan ruangan kamar tidur ala farmhouse yang lebih ceria.

www.pexels.com

Untuk lebih lengkapnya, maka di situs hustopia.com, Anda akan banyak sekali menemukan inspirasi dalam membuat ruangan kamar tidur ala farmhouse yang nyaman dan membuat Anda bisa betah lama untuk ada di dalam rumah sendiri. kesan awal dari penggunaan ruangan kamar tidur ala farmhouse memang adalah kehangatan yang akan bisa Anda rasakan. Untuk kesan hangat yang akan Anda rasakan selama ada di dalam ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut, maka memang bahan kayu menjadi salah satu bahan yang akan banyak Anda pakai kalau Anda akan membuat ruangan kamar tidur ala farmhouse yang unik dan nyaman.

Namun, bila Anda ingin memilih nuansa yang berbeda, maka desain ruangan kamar tidur bergaya farmhouse pilihan yang terakhir yang bisa Anda pilih adalah yang menggunakan gaya feminim. Penggunaan warna yang kalem juga bisa Anda dapatkan dan terapkan pada ruangan kamar tidur ala farmhouse yang Anda punya tersebut. Warna pink pada ruangan kamar tidur ala farmhouse paling mudah bagi Anda untuk bisa mendapatkan kesan lebih feminim nantinya.

Nah, agar tidak membosankan pada tampilan yang ada di ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut, maka warna pink yang Anda pakai tersebut bisa Anda kombinasikan dengan warna putih pada hiasan yang dipakai pada ruangan kamar tidur ala farmhouse tersebut. Desain ini cocok sekali untuk anak perempuan yang menyukai hal-hal yang berbau keindahan. Karena desain feminim ini mampu memberikan keindahan lebih dalam dekorasi ruangannya.

www.pexels.com

Menilik Perbedaan Rumah Modern vs Rumah Tradisional

Menilik Perbedaan Rumah Modern vs Rumah Tradisional

Dalam memilih sebuah rumah, selain lokasi, hal yang biasanya dijadikan pertimbangan adalah gaya atau desainnya. Hal ini menjadi sangat penting lantaran rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal saja, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan akan artistik. Tentunya kita akan sangat senang jika rumah yang dibeli mempunyai model yang bagus dan dapat dibanggakan. Yang jadi pertanyaan, pilih desain yang mana. Untuk itulah mari kita lihat apa aja sih perbedaan rumah modern vs rumah tradisional.

Di dalam dunia arsitektur, rumah modern dan rumah tradisional merupakan dua jenis rumah yang sering dijadikan acuan model. Pasalnya, kedua model tersebut memiliki desain yang tidak lekang oleh jaman dan pemikiran serta kreatifitas manusia. Rumah kuno atau yang juga dikenal sebagai rumah tradisional memang memiliki desain yang sangat berbeda dari rumah modern. Jika rumah modern tampil sangat futuristik, rumah tradisional tampil dengan gaya rumah sederhana. Ingin tahu lebih mendetail tentang kedua perbedaannya? Simak ulasan berikut ini ya!

www.pexels.com

Mengenal Arsitektur Modern

Arsitektur modern didasari dari keinginan manusia yang lebih ingin hal praktis, mudah, dan ekonomis di era abad 21 ini. Muncul pertama kali di pertengahan abad ke-20, arsitektur modern pada dasarnya memang menentang gaya arsitektur tradisional. Model ini malah seolah menyederhanakan bangunan dan membuang detail yang tidak perlu. Jadi bisa dikatakan, arsitektur jenis ini mengedepankan pada konsep ruang, bentuk, konstruksi, dan fungsi.

Jika konsep bentuk dalam arsitektur modern ditunjukkan dari penggunaan konstruksi beton dengan model geometri, konsep ruang dalam arsitektur ini ditunjukkan dari model kubisme. Selain itu, konsep ini juga harus terlihat efisien untuk dihuni serta mudah perawatannya.

Mengenal Arsitektur Tradisional

Jika arsitektur modern mengedepankan efisiensi, arsitektur tradisional malah memilih kekuatan material baik itu dari segi bangunan atau ornamen sebagai identitasnya. Jadi memang bisa dibilang keduanya saling bertentangan. Namun, hal menarik dari arsitektur tradisional adalah konsepnya yang memahami lingkungan. Kehidupan manusia memang sejatinya tidak bisa lepas dari alam, jadi adalah hal yang baik jika kita memilih hunian yang berkolaborasi dengan alam. Selain itu, arsitektur tradisional juga menekankan pelestarian karakter suatu wilayah, misalnya konsep Rumah Gadang atau bisa juga konsep Rumah Joglo di Jawa.

www.pexels.com

Perbedaan Mendasar Rumah Modern vs Rumah Tradisional

Rumah memang merupakan tempat untuk berlindung kita dari segala ancaman, entah itu cuaca, kriminalitas, atau hal-hal berbahaya lainnya. Tidak heran kalau rumah disebutkan sebagai satu dari tiga kebutuhan pokok manusia. Seiring berkembangnya ilmu dan zaman, jenis rumah terbagi-bagi, diantaranya rumah modern dan rumah tradisional.

Nah, ingin tahu lebih detail tentang perbedaan rumah modern vs rumah tradisional? Simak ulasan berikut ini ya!

  1. Fungsi Awal Rumah

Fungi awal sebuah rumah dulunya hanya sebatas tempat tinggal dan tempat beristirahat, berteduh, dan bernaung. Itulah yang sebenarnya melandasi fungsi rumah konsep tradisional. Di zaman yang telah berkembang, konsep ini ditambahi dengan sebuah kepentingan akan rasa estetika. Itulah yang mendasari diciptakannya konsep rumah modern.

  1. Bahan Pembuatan Rumah

Rumah tradisional yang dibangun di zaman dulu umumnya berbahan dari alam langsung, misalnya bambu, kayu, akar, dan juga tanah. Pengolahannya pun biasanya hanya dipotong-potong saja sedemikian rupa. Sedangkan di era hunian modern, material yang dipakai biasanya dari semen, keramik, batu bata, Kristal, granit, hingga kaca. Tentunya bahan-bahan ini sudah diolah dan mempunyai kualitas yang mumpuni.

www.pexels.com
  1. Tata Letak Ruangan

Biasanya, rumah dengan konsep tradisional memilih model terbuka, yang mana sekat antar ruangan dibuat menyatu dan minim privasi. Hanya bagian-bagian tertentu saja yang diberikan privasi tinggi, seperti kamar tindur dan toilet. Maka tidak heran jika di rumah tradisional, kegiatan seperti memasak, bersantai, makan, hingga menerima tamu bisa dilakukan dalam satu ruangan. Sementara itu, rumah dengan konsep modern lebih memberikan privasi terhadap penghuninya. Antar ruang diberi sekat pemisah yang tinggi sehingga ruangan-ruangan tersebut memiliki kegunaan yang jelas, misalnya ruang makan, ruang tamu, dan sebagainya.

Dilihat dari tata letak ruangan, biasanya rumah modern lebih sempit sementara rumah tradisional lebih luas dan memanajang. Hal ini bisa dilihat dari ruang tamu perumahan di daerah kota yang tergolong sempit sementara ruang tamu masyarakat desa lebih luas dan banyak menampung orang. Hal ini terjadi karena rumah tradisional masih mengedepankan hubungan sosial yang kental antar masyarakatnya.

Jika dilihat dari ruang keluarga, rumah modern biasanya menambahkannya di dalam model. Ruang ini kadang terletak diantara ruang tamu dan ruang makan. Tapi di rumah tradisional, ruang keluarga ini dibuat menyatu dengan ruang tamu dan makan. Jadi bisa dibilang penggunaan ruangnya tidak tentu.

Berbanding dari ruang tamu, kamar tidur rumah tradisional biasanya malah lebih sempit dari kamar tidur rumah modern. Lain lagi dengan dapur. Jika di rumah modern dapur dibuat secukupnya saja, di rumah tradisional, dapur akan dibuat sangat lebar. Hal ini masih berkaitan dengan kekentalan hubungan sosial antar masyarakat desa tadi. Selain itu, rumah tradisional biasanya masih mengedepankan tungku dan kayu sebagai alat memasak. Jadi selain untuk tempat membuat makanan, dapur juga berfungsi untuk tempat menyimpan kayu, menyimpan hasil panen, serta menyimpan hasil berkebun.

Dari semua itu, ada satu persamaan rumah tradisional dan rumah modern, yakni tata letak kamar mandi. Apapun bentuk modelnya, pasti kamar mandi selalu disendirikan dan ditaruh di ruang paling belakang. Hal ini juga bagus apabila dipandang dari segi kesehatan.

  1. Aksen Dekorasi

Rumah modern memang ditujukan untuk gaya hidup perkotaan yang cenderung praktis dan simpel.  Dekorasi dan desain interiornya pun terbilang sederhana, yakni dengan sebutan gaya rumah minimalis, sedangkan untuk rumah tradisional, aksen dekorasi dan desain interiornya terbilang rumit. Bahkan, biasanya akan ditambahi dengan ukiran atau ornamen untuk hiasan yang membuatnya pun tidak mudah, misalnya ukiran kayu Jepara.

www.pexels.com
  1. Kandungan Makna yang Tersirat

Seperti yang kita tahu, apapun yang berbau tradisional pasti memiliki makna yang dalam. Sama halnya dengan rumah, ada kandungan makna yang jika ditelisik, pasti orang akan berdecak kagum dengan betapa bijaksananya masyarakat tempo dulu. Secara gris besar, setiap sudut bangunan di rumah tradisional mempunyai makna, misalnya saja konsep Tri Hita dalam Rumah Adat Bali. Konsep ini dibuat agar penghuninya memiliki kesejahteraan dalam hidup. Sebaliknya, rumah modern biasanya memiliki norma dan nilai yang tidak mengikat dalam bangunannya karena cenderung bebas.

Demikianlah ulasan mengenai rumah modern vs rumah tradisional yang perlu kita ketahui. Manapun konsep rumah yang kamu inginkan, sesuaikan saja dengan hati dan selera ya. Pada dasarnya, baik rumah tradisional atau rumah modern pasti mempunyai keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri. Semoga bermanfaat.