Inilah Perbedaan Antara Seminar, Simposium, Diskusi Panel, Rapat dan Loka Karya

Inilah Perbedaan Antara Seminar, Simposium, Diskusi Panel, Rapat dan Loka Karya

Perbedaan antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya wajib diketahui terlebih dahulu bagi Anda yang ingin mengadakan salah satu acara tersebut. Tujuannya adalah agar rundown acara yang akan dibuat dapat disusun seperti nama acara tersebut.  Jangan sampai Anda menggelar acara seminar tetapi yang terjadi malah seperti rapat. Atau malah acara simposium yang malah menjadi seperti acara ceramah. Hal ini tentunya sangatlah penting terlebih  lagi banyak penyelenggara acara yang masih tidak bisa membedakan antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya sehingga acara yang digelar tidak sesuai ekspekasi, nama acara bahkan terkesan acak-acakan. Sebenarnya pada dasarnya semua acara tersebut sangatlah berbeda tetapi bila tidak mengetahui perbedaannya akan mudah sekali terbalik atau malah tidak bisa membedakannya. Maka dari itulah silahkan simak berikut ini perbedaan yang  ada antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya.

Perbedaan Antara Seminar, Simposium, Diskusi Panel, Rapat dan Loka Karya dari Segi Pengertian

Perbedaan pertama yang akan dibahas antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya ini adalah mengenai pengertiannya. Lewat pengertiannya saja sudah bisa dilihat bahwa semua acara tersebut berbeda. Maka dari itulah silahkan simak informasi perbedaan pengertian di bawah ini.  Berikut adalah perbedaan antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya dalam segi pengertian:

  1. Pengertian Seminar

Seminar merupakan sebuah pertemuan dimana seorang pakar atau peneliti menyampaikan karya ilmiah yang dimiliki kepada peserta. Menurut KBBI, seminar ini merupakan sebuah persidangan atau pertemuan yang dilakukan untuk membahas sebuah masalah yang berada pada bawah pimpinan seorang ahli bisa jadi pakar, guru besar ataupun yang lainnya. Tujuan dari diadakannya seminar ini adalah untuk mencari pemecahan masalah. Oleh karena itulah pada sebuah seminar akan selalu ditutup dengan sebuah kesimpulan ataupun keputusan yang didapatkan dari hasil pandangan bersama. Dalam seminar ini terkadang pula diikuti dengan beberapa rekomendasi ataupun solusi didalamnya.

  1. Pengertian Simposium

Simposium adalah sebuah pertemuan dimana terdapat beberapa pembicara yang mengemukakan sedikit pidato  mengenai sebuah topik tertentu ataupun mengenai beberapa aspek yang didapatkan dari topik yang sama. Pengertian lain mengenai simposium ini adalah serangkaian pidato singkat yang dilakukan dihadapan banyak pengunjung dengan satu orang pemimpin.

  1. Pengertian Diskusi Panel

Diskusi panel merupakan salah satu jenis dari diskusi. Pengertian dari diskusi panel adalah sebuah diskusi yang membahas tentang suatu topik dalam sebuah panel. Dalam panel tersebut terdiri dari beberapa orang yakni 3-6 orang yang memang sudah dianggap ahli. Diskusi panel juga dipimpin oleh seorang moderator.

  1. Pengertian Rapat

Rapat merupakan sebuah bentuk media berkomunikasi kelompok yang sifatnya resmi dan bertatap muka. Sering kali rapat ini digelar oleh berbagai organisasi baik organisasi pemerintahan ataupun organisasi swasta.  Rapat sering disebut sebagai sebuah alat yang digunakan untuk mencapai mufakat lewat musyarawah. Dengan kata lain didapatkan bahwa rapat adalah bentuk komunikasi untuk memecahkan dan membicarakan masalah tertentu yang dihadiri beberapa orang sehingga menghasilkan sebuah kebijakan atau hasil yang disepakati bersama.

  1. Pengertian Loka Karya

Loka karya sering disebut sebagai workshop atau sebagai sanggar kerja. Kegiatan ini juga dikenal sebagai pertemuan ilmiah kecil.  Pengertian dari loka karya adalah sebuah pertemuan diantara para pakar atau ahli dimana membahas mengenai masalah praktis. Selain itu, dalam lokas karya juga bisa membahas mengenai masalah yang bersangkutan dengan pelaksanaan bidang keahlian pada pakar atau ahli yang terlibat didalamnya.

Perbedaan Antara Seminar, Simposium, Diskusi  Panel, Rapat dan Loka Karya dari Segi Pembicara dan Pesertanya

Dilihat dari segi pembicara dan peserta antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya juga sangatlah berbeda. Berikut adalah perbedaannya:

  1. Pembicara dan Peserta Seminar

Pembicara dalam seminar adalah para ahli atau pakar yang jumlahnya bisa lebih dari satu. Sementara peserta seminar ini jumlahnya banyak. Pada seminar apabila pembicara tidak mampu dalam mengendalikan diri akan membuat waktu dihabiskan untuk membahas hal-hal yang kurang penting. Disiniah peran dari pimpinan seminar untuk mencegah pembicara memberikan pembahasan yang menyimpang dari persoalan pokok. Penyimpangan tersebut juga dapat diselesaikan dengan ketua sidang yang setiap kali menyimpulkan hasil pembicaraan agar nantinya pembicaraan selanjutnya lebih terarah. Semua peserta seminar diharuskan untuk mengetahui dan membaca mengenai tema yang ada pada seminar. Para peserta tersebut dapat membuat resensi singkat mengenai tema yang ada pada seminar tersebut.

  1. Pembicara dan Peserta Simposium

Dalam simposium, pembicaranya terdiri dari pembicara sebagai pembahas utama dan penyanggah sebagai penyaran pembanding. Diatas kedua pembicara tersebut ada pimpinan yang merupakan seorang moderator. Pembicara dalam siomposium ini banyak karena memang keharusan untuk mendengarkan pendapat dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Pendengar simposium sebagai peserta nantinya akan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapatnya ataupun pertanyaan tetapi setelah pembahasan utama dan penyanggahan telah selesai dilakukan.

  1. Pembicara dan Peserta Diskusi Panel

Pada diskusi panel, pembicaranya adalah para panelis. Para panelis disini akan sedemikian rupa melakukan diskusi sehingga nantinya para pengunjung sebagai peserta mampu mengikuti pembicaraan yang dilakukan.  Para panelis ini dilarang hanya sekedar memberikan sebuah pengajaran normatif saja, tetapi dituntut untuk wajib merangsang bagaimana cara berfikir pengunjung dengan adanya beberapa perspektif yang muncul. Pengunjung dalam diskusi panel hanya sebagai pendengar maka dari itulah selama nantinya diskusi berlangsung, para pengunjung ini tidak diberikan kesempatan untuk mengutarakan pandangan ataupun pendapatnya.   

  1. Pembicara dan Peserta Rapat

Pembicara dalam rapat ini adalah semua peserta rapat yang hadir. Hal ini dikarenakan semua peserta rapat diberikan hak yang sama dalam hal mengemukakan pandangan atau pendapatnya. Ketika seorang peserta rapat mengemukakan pendapat atau pandangannya ini, peserta lainnya wajib untuk menghargainya. Semua peserta yang hadir diajak untuk berpartisipasi dan berbicara untuk memanfaatkan haknya tersebut.  Peserta rapat dilarang untuk memotong pembicaraan peserta lainnya. Berbagai pendapat yang dilontarkan haruslah pendapat yang baik dan bersifat positif. Pengawasan maupun bimbingan dalam rapat ini dilakukan oleh seorang pimpinan rapat.

  1. Loka Karya

Loka karya pembicara sekaligus pesertanya adalah beberapa orang yang berkumpul dengan tujuan memecahkan masalah tertentu melalui solusi yang dicari bersama-sama. Beberapa orang yang dimaksud adalah para ahli atau pakar yang  mempunyai keahlian membahas masalah praktis yang bersangkutan.

Perbedaan Pemandu atau Pemimpin Antara Seminar, Simposium, Diskusi  Panel, Rapat dan Loka Karya

Pemandu atau pemimpin antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya ini berbeda. Namun dalam berbagai acara tersebut kebanyakan dipandu atau dipimpin oleh seorang moderator. Nah, agar lebih jelas lagi mengenai perbedaan antara seminar, simposium, disksusi  panel. rapat dan loka karya, simak berbagai perbedaannya berikut ini:

www.pexels.com
  • Pemandu atau Pemimpin dalam seminar

 

Acara seminar selama keberjalanannya akan dipandu oleh moderator. Moderator disini adalah orang yang mengarahkan kemana jalannya seminar berlangsung. Seharusnya dan yang paling ideal, moderator merupakan orang yang paling senior pada tema yang diusung seminar. Hal ini dikarenakan moderator yang merupakan orang senior ini pastinya mempunyai penguasaan materi yang baik sehingga mampu mengarahkan seminar pada jalan yang semestinya. Secara umum, peran moderator dalam seminar adalah  memberikan arahan (directing) dan juga memoderasi (moderating). Pada saat mengarahkan, ia bertugas untuk menjaga agar seminar jalannya tidak melenceng dari tema. Sementara itu, dalam tugasnya memoderasi, ia harus mampu menjaga agar tidak ada satu orang atau satu ide yang mendominasi agar eksplorasi tema dapat berjalan dengan maksimal.

 

  • Pemandu atau Pemimpin dalam Simposium

 

Simposium akan dipimpin oleh moderator. Moderator sebagai pemimpin simposium tugasnya hanya sebagai pengkoordinir jalannya pembicaraan. Apabila ada pertanyaan ataupun sanggahan serta pandangan umum yang diberikan peserta nantinya akan langsung diteruskan kepada pembicara.

 

  • Pemandu atau Pemimpin dalam Diskusi Panel

 

Dalam diskusi panel akan dipandu oleh seorang moderator.  Dalam diskusi yang dilakukan tersebut, moderator akan sesekali menyimpulkan hasil paparan dari panelis agar peserta lebih mudah dalam mengerti dan mengikuti jalannya diskusi pembicaraan yang ada.  Peran lain moderator adalah sebagai pengatur jalannya diskusi panel ini.

 

  • Pemandu atau Pemimpin dalam Rapat

 

Rapat akan dipimpin oleh pimpinan rapat. Peran dari pimpinan  rapat ini sangatlah penting karena bisa menentukan kemana arah rapat akan berlangsung. Tidak hanya itu saja, pemimpin rapat akan menentukan pula bagaimana keadaan keberjalanannya rapat.  Pemimpin rapat tidak boleh untuk memihak salah satu perseorangan ataupun golongan peserta rapat. Selain itu, pimpinan rapat juga harus memberikan motivasi kepada anggota rapat sekaligus memberikan pendapat. Apabila terjadi perselisihan ketika rapat berlangsung, maka pemimpin rapat harus menengahi dan mencegah perselisihan berlanjut.

 

  • Pemandu atau Pemimpin dalam Loka Karya

 

Loka Karya akan dipimpin oleh salah satu dari pakar ahli yang ada dalam kegiatan tersebut. Nantinya pemimpin beserta peserta loka karya akan menghasilkan hasil yang mana bisa menjadi produk pembelajaran yang berguna.

Perbedaan Jalannya Acara Antara Seminar, Simposium, Diskusi  Panel, Rapat dan Loka Karya

Bagaimana jalannya acara antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya sudah pasti sangatlah berbeda. Perbedaan pada jalannya acara ini sangatlah berguna untuk membedakan susunan acara ataupun menentukan nama acara yang akan diambil bersarkan jalan acara yang diinginkan. Nah, berikuit ini adalah perbedaan antara seminar, simposium, diskusi  panel, rapat dan loka karya dalam segi jalannya acara:

 

  • Jalannya Acara Seminar

 

Pada keberjalanan acara seminar, pembahasan yang akan diseminarkan berpangkal pada makalah ataupun kertas kerja yang telah tersusun dengan baik oleh beberapa orang pembicara. Pembahasan tersebut sesuai dengan pokok bahasan yang telah ditetapkan atau yang telah diminta pihak penyelenggara. Nantinya selama keberjalanan, semua pokok bahasan ini akan dibahas secara teoritis.  Tak lupa, bahasan tersebut juga akan dibagi menjadi sub pokok bahasan apabila ternyata masalah yang dibahas ini sangatlah luas atau banyak. Pada awal seminar, nantinya dapat dibuka dengan pandangan umum seseorang yang telah ditunjuk sebelumnya. Tujuannya adalah agar nantinya seminar menjadi terarah. Setelah itu beberapa kelompok akan terbentuk dari para hadirin sebagai peserta yang hadir guna membahas permasalahan yang ditentukan lebih lanjut.  Setiap kelopok akan diberikan tugas untuk membahas sub bahasan yang nantinya akan menghasilkan hasil kelompok. Dari hasil-hasil yang ada, akan disusun sebuah perumusan yang mana merupakan kesimpulan.

www.pexels.com
  • Jalannya  Acara Simposium

 

Dalam jalannya acara simposium, setiap penyaji nantinya akan menyajikan karyanya dalam waktu sekitar 5-20 menit. Lalu setelah itu akan diikuti dengan sanggahan ataupun pertanyaan dari peserta yang hadir.  Panita akan merumuskan hasil bahasan dan sanggahan sebagai hasil simposium. Jalannya simposium akan menampilkan beberapa pembicara yang mengemukakan aspek padangan berbeda yang dimiliki masing-masing dan topik yang sama.  Tidak menutup kemungkinan adanya sebuah persoalan yang dibagi atas beberapa aspek yang akan dibahas secara khusus tidak memerlukan adanya berbagai sudut pandang lainnya.

  1. Jalannya Acara Diskusi Panel

Diskusi panel, keberjalanannya akan dimulai dari perkenalan panelis yang dilakukan oleh moderator.  Setelah proses perkenalan selesai dilakukan maka akan disampaikan persoalan umum yang ditujukan kepada para panelis ini agar segera didiskusikan.  Dalam diskusi panel, terdapatnya perbedaan pendapat bukanlah sebuah masalah besar karena memang dalam diskusi panel ini tidak perlu untuk dicapainya sebuah keputusan atau pendapat yang sama. Malahan, dalam diskusi panel ini, perbedaan pendapat inilah yang diharapkan akan menjadi stimulis bagi peserta yang ada agar mampu berfikir lebih jauh dan terbuka lagi.  Jadi, disini, peserta sebagai pendengar tidak hanya secara langsung menelan semua pesan atau informasi yang telah jadi, tetapi juga ikut turut serta mengikuti bagaimana proses pemikiran para panelis dalam diskusi panel ini. Seudah diskusi selsai dilakukan, para pendengar sebagai peserta ini dapat langsung membentuk kelompok kecila agar dapat mendiskusikan masalah yang tadi telah didiskusikan para panelis.  Selama keberjalanan diskusi panel ini, peserta hanya sebagai pendengar saja sehingga tidak akan diberikan kesempatan untuk menemukakan pandangan atau pendapatnya.

  1. Jalannya Acara Rapat

Keberjalanan rapat akan dimulai dengan pemimpin rapat yang membuka rapat tersebut.  Rapat ini dapat berfungsi membahas masalah tertentu, persiapan suatu hal, rapat membahas progess report ataupun rapat untuk evaluasi.  Apabila rapat bertujan untuk menyampaikan bagaimana progress report maka pemimpin akan menunjuk satu persatu ataupun sukarela dari bidang atau orang yang akan memberikan progress report tersebut. Sebenarnya hal ini sama seperti rapat persiapan atau evaluasi. Biasanya pemimpin akan menujuk bidang yang dituju lalu beberapa atau semua orang dalam bidang tersebut akan memaparkan persiapan atau hasil evaluasi sesuai pendapatnya. Diakhir nantinya akan terjadi kesepakatan bersama yang dicapai secara musyawarah terlebih bila rapat diadakan untuk membahas masalah yang terjadi.  Pemimpin rapat biasanya akan memberikan inspirasi atau semangat kepada anggotanya pada akhir rapat sekaligus sebagai penutup.

  1. Loka Karya

Jalannya loka karya ini adalah beberapa orang ahli yang berkumpul membahas sebuah masalah tertentu. Kegiatan tersebut dapat dilakukan dan ditentukan sebagai sebuah agenda rutin yang nantinya akan dilakukan pada kurun waktu tertentu. Pelaksanaan loka karya ini biasanya akan digelar pada sebuah tempat tertentu yang khusus dipersiapkan. Tuajuannya adalah agar loka karya dapat berjalan dengan kondusif. Dengan begitu para pesertanya dapat memfokuskan dirinya pada loka karya dan berkonsentrasi penuh pada msalah yang dibahas di loka karya tersebut.

Perbedaan Kelebihan dan Kekurangan Antara Seminar, Simposium, Diskusi  Panel, Rapat dan Loka Karya

Kelebihan dan kekurangan antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya pun ada banyak perbedaannya.  Dengan perbedaan yang satu ini, Anda bisa menilai seluruh acara tersebut. Berikut perbedaan kelebihan dan kekurangan yang ada antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya:

  1. Kelebihan dan Kekurangan Seminar

Kelebihan seminar ini mampu membangkitkan pikiran logis dan juga tingkat konsentrasi yang tinggi pada peserta seminar yang ada. Hampir semua seminar pula memberikan tas seminar kepada pesertanya. Hal ini tentunya sangatlah memberikan keberuntungan para peserta yang mengikuti seminar tersebut. Selain itu, seminar juga mampu mendorong terciptanya analisa yang menyeluruh. Terlebih prosedurnya pun dapat diterapkan pada berbagai masalah yang ada. Sementara itu, kelemahannya adalah seminar ini memerlukan waktau yang lama. Apabila tidak terdapat moderator yang handal maka seminar ini sulit untuk berjalan lancar. Kekurangan seminar lainnya adalah terlalu sulit digunakan apabila jumlah pesertanya terlalu besar. Pada seminar ini pesertanya diharuskan untuk memperlajari materi terlebih dahulu yang mana menjadi kekurangan seminar selanjutnya.

www.pexels.com
  1. Kelebihan dan Kekurangan Simposium

Kelebihan simposium ini adalah dapat digunakan pada kelompok kecil sekaligus besar sekaligus. Berbagai infomasi yang besar dapat secara singkat disampaikan kepada peserta yang hadir. Selain itu, dalam simposium,  adanya pergantingan pembicara menjadi hal yang menarik dan sangatlah bervariatif. Sementara itu, kelemahan dari simposium ini adalah kurangnya interaksi pada kelompok. Karena terasa terlalu formal menjadi membatasi pendapat pembicara. Ditambah lagi dengan kurangnya spontanitas maupun kreativitas pada simposium ini karena si pembahas dan penyanggahnya telah dipilih.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Diskusi Panel

Diskusi panel mempunyai beberapa kelebihan besar yang menguntungkan. Diantaranya adalah diskusi panel mampu membangkitkan pikiran dan mendorong kesempatan mengemukakan pandanga yang tidak sama alias berbeda-beda.  Selain itu, diskusi panel juga mendorong adanya analisis yang lebih lanjut lagi. Diskusi panel yang menggunakan para ahli akan mampu memberikan pelajaran bagi orang lain. Kekurangan dari diskusi panel ini antara lain adalah cenderung menjadi sebuah seri pidato singkat, persiapannya harus lama dan benar-benar matang, peserta tidak boleh mengemukakan pendapat  serta apabila moderator tidak handal maka diskusi panel akan salah jalan.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Rapat

Rapat mempunyai kelebihan paling besar yakni mampu memcahkan sebuah masalah secara musyawarah mufakat kelompok dengan cepat. Selain itu rapat juga bisa menimbulkan semangat yang tinggi antar peserta dengan pemimpin rapat karena memang dalam rapat pemimpin dapat memberikan motiavasi serta dukungan. Sementara itu untuk kekurangannya adalah banyak angggota rapat yang hanya ikut-ikutan tidak ada niat yang serius. Tak hanya itu saja, terkadang rapat menjadi pembenaran ide pemimpin.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Loka Karya

Loka karya mempunyai kelebihan yang sangatlah menguntungkan yakni antara lain dapat memberikan wawasan yang besar serta mampu memecahkan masalah dengan baik. Kelemahan dari loka karya adalah waktu persiapannya yang lama, tenaga dan biaya yang besar hingga perlu keterlibatan banyak orang.

www.pexels.com

Demikianlah itu tadi merupakan perbedaan antara seminar, simposium, diskusi  panelrapat dan loka karya yang harus Anda ketahui mulai dari pengertian, pembicara dan peserta, pemandu atau pemimpin, jalannya acara hingga keleihan serta kekurangannya. Tentunya infomasi berharga ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Maka, silahkan simak informasi di atas ini agar mampu membedakan antara seminar, simposium, diskusi panel, rapat dan loka karya dengan tepat.